Legalisasi Unlocking Ponsel tinggal selangkah lagi

Membuka kunci ponsel milik operator tertentu sebentar lagi menjadi legal di Amerika Serikat (AS) tinggal menunggu tanda tangan Presiden Barack Obama.
Dewan Perwakilan Rakyat AS meluluskan Unlocking Consumer Choice and Wireless Competition Act setelah RUU itu disetujui oleh Senat awal musim panas ini. Obama telah mengumumkan hari ini bahwa dia memang akan menandatangani RUU itu.
RUU ini memungkinkan konsumen yang membeli ponsel dari operator, untuk meminta agar dibuka untuk bisa dipakai operator lain. Selain itu, pihak ketiga juga dapat meminta unlocking sesuai permintaan pemilik.
Berkat RUU ini, pemilik ponsel tidak lagi harus menunggu untuk melihat apakah opeatornya akan mengabulkan permintaan untuk membuka ponsel. Jika ponsel yang dibeli di bawah kontrak, ketentuan kontrak harus dipenuhi terlebih dahulu.  Dengan kata lain, jika pemilik menandatangani kontrak dua tahun, pemilik pertama boleh membukanya jika kontrak tersebut sudah selesai.
RUU ini tidak dibuat secara permanen. Pada 2015, Library of Congress akan mempertimbangkan kembali aturan ini, dan akan terus di-review setiap tiga tahun. Laura Moy, staf pengacara di grup advokasi Public Knowledge, mengatakan bahwa RUU itu akan membuat jutaan ponsel terhindar dari tempat sampah.
Undang-undang itu mengecualikan pembukaan telepon yang bertentangan dengan Digital Millennium Copyright Act. Hal ini juga mengarahkan Library of Congress untuk menentukan apakah ini juga berlaku untuk pemilik tablet.(*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

silakan sampaikan pendapat Anda disini, tapi dimohon untuk tidak nyepam. terima kasih..

Pages